Minggu, September 21, 2008

tanda tanda malam lailatul Qadar

Disebabkan banyak dan adanya perbedaan dalalah pada hadits-hadits yang diriwayatkan mengenai lailatulqodar, muncul pula perbedaan penarikan kesimpulan dikalangan para ulama dalam menentukan kapan jatuhnya malam penuh kemuliaan tersebut. Tapi, pendapat paling rajih adalah malam-malam sepuluh terakhir, terutama pada malam-malam ganjil; malam ke 21, 23, 25, 27 atau 29. Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda;

(التمسوها في العشر الأواخر، في الوتر". رواه البخاري (1912"
“ Silahkan kalian jelang disepuluh malam terakhir.. dimalam ganjil” (H.R. Bukhari).

Para ulama kita juga menyebutkan beberapa pertanda saat tibanya malam lailatulqadar, diantaranya;
1. Di malam tersebut cuaca dan suhu udara bagus; udara tenang, tidak ada ribut dan angin kencang. Suhu yang adem, tidak panas dan tidak dingin.

قال عليه الصلاة والسلام: " ليلة القدر ليلة طلقة لا حارة ولا باردة، تصبح الشمس يومها حمراء ضعيفة ". رواه ابن خزيمة
.

Rasulullah saw bersabda; "malam lailatulqodr malam yang nyaman, tidak panas dan tidak dingin. Pagi harinya matahari terbit merah pudar..”. (H.R. Ibnu Khuzaimah).

2. Langit cerah dan cahaya malam terasa memancar lebih kuat. Bulan terang benderang sehingga bintang-bintang kurang terlihat.
3. Tidak ada meteor jatuh.

" قال عليه الصلاة والسلام: " إني كنت أريت ليلة القدر ثم نسيتها. وهي في العشر الأواخر، وهي طلقة بلجة لا حارة ولا باردة، كأن فيها قمرا يفضح كواكبها. لا يخرج شيطانها حتى يخرج فجرها

Rasulullah saw bersabda; “Aku pernah diperlihatkan malam lailatulqodar, tapi kemudian aku lupa. Ia dimalam sepuluh terakhir. Ia malam yang cerah, hening, tidak panas dan tidak dingin. Bulan seolah membentang cahayanya menutupi bintang-bintang. Setan pun tidak akan keluar hingga terbitnya fajar”. (H.R. Ibnu Hibban).

من حديث واثلة بن الأسقع رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: " ليلة القدر ليلة بلجة لا حارة ولا باردة، لا يرمى فيها بنجم" الطبراني .

Diriwayatkan oleh Imam Thabrany dari Watsilah bin asqo’ r.a bahwa Rasulullah saw pernah bersabda; “ malam lailatulqodar adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, dan tidak ada pelemparan meteor”.


4. Adanya kedamaian; dimalam tersebut
seorang mukmin merasa diliputi kedamaian hati dan ketenangan batin lebih dari malam-malam yang lain.
5. Seorang yang melakukan qiyam akan merasakan kenikmatan yang lebih dibanding pada malam-malam lain.
6. Mungkin Allah memberitahukan atau memperlihatkan malam tersebut kepada seseorang lewat mimpi sebagaimana yang terjadi pada beberapa sahabat r.a.
7. Dipagi harinya matahari terbit dengan cahaya lembut tanpa sinar benderang layaknya bulan purnama, ataupun dengan sinaran redup.

حديث أبي بن كعب رضي الله عنه أنه قال: أخبرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم: " أنها تطلع يومئذ لا شعاع لها ". رواه مسلم.

Ubay bin ka’ab ra mengisahkan bahwa Rasulullah saw pernah memberitahu; “bahwa (matahari) terbit pada paginya tanpa sinaran benderang”. (H.R. Muslim).

Banyak amalan yang bisa dilakukan setiap orang untuk mengisi malam penuh berkah tersebut. Malam lailatulqodar adalah malam ibadah, malam ketaatan dan amal shalih, malam sholat dan tilawah, zikir dan doa, sedekah dan muamalah yang baik.

Hal terkecil yang tidak seharusnya diluputkan oleh seorang muslim untuk ia lakukan pada malam tersebut adalah sholat isya dan shubuh berjama’ah. Karena hal tersebut ibarat qiyam semalaman penuh.

Diriwayatkan bahwa rasulullah pernah bersabda; “ siapa yang sholat isya berjama’ah, seolah ia sholat separuh malam. Siapa sholat shubuh berjama’ah, seolah ia sholat semalam penuh”.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "من صلى العشاء في جماعة، فكأنما قام نصف الليل. ومن صلى الصبح في جماعة، فكأنما صلى الليل كله". رواه أحمد ومسلم

Bagi siapapun yang mendapati malam tersebut, doa terbaik untuk ia lantunkan adalah istighfar, berdoa memohon keampunan.

عن عائشة رضي الله عنها قالت: قلت : " يا رسول الله، أرأيت إن وافقت ليلة القدر، ما أقول" ؟. قال: "قولي: (اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني)". رواه الإمام أحمد والترمذي (3513) وابن ماجه (3850

Dari ‘Aisyah r.a, ia pernah menanya Rasulullah saw; “ Ya Rasulallah, apa pendapatmu jika aku mendapati lalilatulqodar, apa yang harus kuucapkan”.

“ ucapkan; allahumma innaka ‘afuww-un karim, tuhibbu al’afwa fa’fu ‘anni”

“Ya allah.. sungguh engkau maha pemaaf lagi maha mulia, kau suka memaafkan.. maafkanlah kesalahanku”.

sumber : Myquran.org

Tidak ada komentar: