namun....
tidaklah mudah melakukan itu, ketika begitu banyak orang orang menangis padahal Allah bisa membahagiakannya, begitu banyak orang tertawa gembira padahal dalam sekejap Allah bisa membuatnya menangis, begitu banyak orang yang terlena dengan dunia ini, menunda waktu sholat dengan alasan deadline kerjaan bahkan ada yang sama sekali tidak sholat karena dikejar target demi mendapatkan pujian dan jabatan dari atasan. menolak membayar zakat dengan dalih bahwa ia sudah bersusah payah mencari uang kenapa harus dibagi kepada ank yatim piatu dan fakir miskin, kalaulah zakat saja sudah tidak bayar tentu sangat berat baginya memberi sedekah pada pengemis yang meminta minta dipinggir jalan.
astaghfirullahhalzhim...begitu angkuhnya manusia, tidakkah ia berfikir bahwa semua nikmat yang telah ia dapatkan itu adalah karena sifat Ar rahman dari Allah?? begitu banyak orang orang yang menyangka hidupnya bahagia, padahal ia kekeringan,gersang seperti padang tandus..itu semua terjadi karena ia begitu mudah mendapat karunia Allah, ia tidak sadar bahwa Allah sesungguhnya mengazab dia lewat cobaaan dunia..
Ya Allah.. Tidak ada yang bisa memberi kemudahan kecuali Allah. Kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, ada di tangan Allah. Laa ilaaha illallaah. Tidak ada yang bisa memberi itu semua kecuali Allah. Sama dengan maksudnya itu kalimat; Tidak ada yang bisa memberikan ragam kesulitan kecuali Allah yang hingga Dia lah yang bisa melepaskannya kembali. Kehendak itu kehendaknya Allah. Maka saya kepengen Allah berkehendak memudahkan segala urusan saya. Tapi bila saya menghendaki Allah memberikan kemudahan buat saya, sudah seharusnya saya menjadi hamba-Nya yang mau mengikuti segala aturan-Nya, dan siap untuk melaksanakan kewajiban dan meninggalkan larangan-Nya. Saya tidak menjamin diri saya sendiri, bahwa ia akan mendapatkan segala kemudahan apabila Allah tidak saya ikuti. Rasul pun demikian. Ia tidak sanggup menjamin dirinya dan anak keturunannya masuk surga bila tiada ketaatan dan amal salih.
Bila Allah sudah mengatur, maka Kun Fayakuun-Nya yang terjadi. Kuasa-Nya yang terjadi. Karena Dia lah Laa ilaaha illallaah. Tidak ada yang mengatur dunia ini kecuali Allah. Saya sangat sangat bersedia untuk diatur. Sebab saya tahu dan meyakini, dengan sabab ilmu yang diteteskan-Nya pada saya, melalui pengajaran para guru, para orang tua, lewat berbagai media, bahwa kalau Allah sudah mengatur, maka aturan-Nya itulah yang terbaik. Laa ilaaha illallaah. Tidak ada aturan yang terbaik kecuali apa-apa yang sudah Allah aturkan.
akhir kata...rabbana attina fiddunya hasanah wafil akhirati hassanah waqinna azab bannar...ya Allah selamatkan hambamu yang dhaif ini, berikan petunjuk agar hamba selalu berada dijalanMu..LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADAR RASULLULLAH
astaghfirullahhalzhim...begitu angkuhnya manusia, tidakkah ia berfikir bahwa semua nikmat yang telah ia dapatkan itu adalah karena sifat Ar rahman dari Allah?? begitu banyak orang orang yang menyangka hidupnya bahagia, padahal ia kekeringan,gersang seperti padang tandus..itu semua terjadi karena ia begitu mudah mendapat karunia Allah, ia tidak sadar bahwa Allah sesungguhnya mengazab dia lewat cobaaan dunia..
Ya Allah.. Tidak ada yang bisa memberi kemudahan kecuali Allah. Kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, ada di tangan Allah. Laa ilaaha illallaah. Tidak ada yang bisa memberi itu semua kecuali Allah. Sama dengan maksudnya itu kalimat; Tidak ada yang bisa memberikan ragam kesulitan kecuali Allah yang hingga Dia lah yang bisa melepaskannya kembali. Kehendak itu kehendaknya Allah. Maka saya kepengen Allah berkehendak memudahkan segala urusan saya. Tapi bila saya menghendaki Allah memberikan kemudahan buat saya, sudah seharusnya saya menjadi hamba-Nya yang mau mengikuti segala aturan-Nya, dan siap untuk melaksanakan kewajiban dan meninggalkan larangan-Nya. Saya tidak menjamin diri saya sendiri, bahwa ia akan mendapatkan segala kemudahan apabila Allah tidak saya ikuti. Rasul pun demikian. Ia tidak sanggup menjamin dirinya dan anak keturunannya masuk surga bila tiada ketaatan dan amal salih.
Bila Allah sudah mengatur, maka Kun Fayakuun-Nya yang terjadi. Kuasa-Nya yang terjadi. Karena Dia lah Laa ilaaha illallaah. Tidak ada yang mengatur dunia ini kecuali Allah. Saya sangat sangat bersedia untuk diatur. Sebab saya tahu dan meyakini, dengan sabab ilmu yang diteteskan-Nya pada saya, melalui pengajaran para guru, para orang tua, lewat berbagai media, bahwa kalau Allah sudah mengatur, maka aturan-Nya itulah yang terbaik. Laa ilaaha illallaah. Tidak ada aturan yang terbaik kecuali apa-apa yang sudah Allah aturkan.
akhir kata...rabbana attina fiddunya hasanah wafil akhirati hassanah waqinna azab bannar...ya Allah selamatkan hambamu yang dhaif ini, berikan petunjuk agar hamba selalu berada dijalanMu..LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADAR RASULLULLAH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar