pulang kerja, seperti biasanya dengan mengendarai kendaraan roda dua satu satunya milikku yang kudapatkan (baca BELI) tepat 3 hari sebelum peristiwa tsunami 2004. entah kenapa tiba tiba aq mengubah arahku, padahal awalnya niat langsung pulang kerumah beres beres trus mandi cibang cibung biar seger lantaran kena debu sepanjang jalan..
tapi malah kuarahkan kesalah satu rumah seorang teman lama, teman seperjuangan pada saat smp dulu.
namanya Razali..sepintas orangnya ganteng, postur tubuhnya tegap, kulitnya sedikit lebih legam dibandingkan diriku, mungkin karena setiap hari harus mengayuh sepeda menjual es krem (es cream kalo bahasa resminya), namun kalo sudah bicara sampai keluar air mata kita saking gak tahan ketawa terpingkal pingkal dibuat olehnya.
dirumah yang hanya berukuran 3 x 6 meter, dia tinggal sendiri, kadang-kadang abang kandungnya datenng menghampiri, seperti halnya diri ini yang sekarang menghampiri dia.ketika aq dateng, dia lagi mengaduk adonan tepung, ketika kutanya berapa kilo tepung yang dipakai olehnya ..dia menjawab cuma 1/2 kilo, lalu kalo segitu biar manis ditambah berapa banyak sari manisnya?? dia tersenyum seraya berkata..sobat..kalo kita taruh sari manis, rasanya bisa hambar, selain itu bisa juga menyebabkan sakit bagi orang orang yang makan es cream. subhanallah, tersentak diri ini begitu mendengarnya, disaat sekarang begitu banyak orang orang yang berbuat curang demi mendapat keuntungan yang sebesar besarnya, dia malah berbuat sebaliknya..biarlah pelanggan senang dan bahagia meskipun keuntungan yang dia dapet lebih sedikit.
kemudian sembari mengaduk adonannya,kuajak dia bercerita bagaimana kehidupan yang dia lalui selama menjadi tukang es.dia bilang menjadi tukang es ada enaknya tapi lebih banyak engga enaknya...jika berjualan di sekolah - sekolah dasar (SD) harus dateng cepat, dan berharap tidak ada pedagang yang membawa mainan atau gambar (terutama gambar NARUTO) karena jika mereka sudah berjualan, dijamin es nya gak bakal laku.
selain itu, jika musim hujan datang, selain tidak bisa dijual, juga rugi karena es es pada gak ada yang beli.
tapi terkadang ada untungnya juga, kita bisa tertawa tersenyum ketika melihat anak anak pada berebut untuk membeli es cream, sehingga mengingatkan diri ini pernah ngalami masa masa seperti mereka juga..masa kanak kanak yang indah..
selain itu syukur syukur kakak atau emaknya baek sehingga terkadang uang kembalian tidak mau diambil, sehingga ada tambahan pendapatn.
ketika kutanya, mulai keluar jam berapa, dia bilang mulai keluar jam 8 pagi lalu pulang kerumah jam 6 sore. malemnya digunakan untuk membuat es agar bisa dijual keesokkan harinya..
dari semua cerita yang dia katakan padaku, ada satu hal yang aq anggap luar biasa..dia tidak pernah mengeluh, dia tidak pernah malu melakukan pekerjaan seperti itu (yang penting halal katanya) and yang bikin aq salut dia selalu sholat tepat waktu..masyaAllah..
dengan semua kegiatan itu, dia masih mampu untuk terus beribadah pada Allah, sedangkan hamba..kadang kadang sholat aja diundur undur waktunya..
Ya Allah mudahkan rezeki temanku ini...berikan kepadanya kekuatan agar dapat selalu bersyukur dan bertawakal padaMu, serta berikan kepada hamba agar dapet meniru sikapnya yang selalu rendah diri dan tawadhu'. Amiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar